Profil Fakultas Psikologi
|
|
Oleh Administrator
|
|
Kamis, 26 Februari 2009 14:06 |
Untuk Tahun akademik 2007/2008, Universitas YARSI membuka program studi psikologi dengan kekhususan berbasis biomedis dan kesehatan. Untuk mendukung terwujudnya visi program studi psikologi ini, Universitas YARSI melakukan kerjasama-kerjasama, yaitu : 1. Kerjasama dengan Universitas Padjajaran pada tanggal 18 September 2006 2. Kerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) pada tanggal 17 Januari 2007.
VISI
Terwujudnya program Studi Psikologi berbasis biomedis dan kesehatan yang bermutu , berwibawa dan mampu berkompetensi di forum nasional dan internasional yang menerapkan nilai-nilai Islam.
MISI
a) Mewujudkan pendidikan Psikologi barbasis biomedis dan kesehatan yang bermutu yang terakreditasi secara nasional maupun internasional dan menghasilkan Sarjana Psikologi yang bermutu dan mengamalkan profesinya dengan menerapkan nilai-nilai Islam. b) Mengembangkan pendidikan Psikologi berbasis biomedis dan kesehatan atas dasar kebutuhan dan permintaan masyarakat seiring dengan adanya perubahan masyarakat di Indonesia dan global sesuai dengan nilai-nilai Islam c) Melaksanakan kajian dan penelitian psikologi yang bermutu, sehingga menghasilkan ilmu pengetahuan dan teknologi baru yang bermanfaat bagi kemanusiaan sesuai dengan nilai-nilai Islam. d) Melaksanakan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Islam.
TUJUAN PENDIDIKAN
Tujuan pendidikan Program Studi Psikologi adalah :
1. Memahami pengetahuan dasar Psikologi yang meliputi Konsep dan Teori Fungsi– fungsi Psikologi, Psikologi Kepribadian, Psikologi Perkembangan, Psikologi Sosial, Psikologi Kesehatan , dan Metode Penelitian untuk mendiagnosis / menginterpretasi tingkah laku manusia (individu / kelompok) 2. Memahami fungsi sarana-sarana pengukuran psikologi dan memanfaatkannya sesuai dengan relevansi serta kebutuhannya, dengan tetap mempertimbangkan kaidah-kaidah psikologi yang berlaku dan sesuai dengan tatanan Islam. 3. Memiliki kepekaan terhadap permasalahan-permasalahan aktual dilingkungannya yang meliputi bidang biopsikososial maupun budaya dan agama , serta melakukan upaya-upaya memberikan bantuan secara optimal sejalan dengan kewenangannya dan sesuai dengan Islam 4. Berpikir, bersikap, dan bertindak berdasarkan kode etik psikologi, dalam ’koridor’ tatanan Islam 5. Melakukan penelitian, pelatihan, dan analisa perilaku sosial yang bermutu dengan menggunakan kaidah-kaidah psikologi dan jika diperlukan dengan memperhatikan keterkaitannya dengan ilmu-ilmu lain dalam koridor tatanan Islam.
|