Momentum Pertumbuhan Bank Syariah
|
| Oleh DR. Ir. Perdana Wahyu Santosa, MM |
| Rabu, 17 Februari 2010 12:19 |
|
Momentum Pertumbuhan Bank Syariah
Aset bank syariah meningkat sangat pesat sebesar 40% pada tahun 2009 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, namun total aset tersebut masih sangat kecil dibanding dengan total aset perbankan Indonesia yaitu hanya 2,5% dari $270 milyar. Kenyataan tersebut menujukkan bahwa peluang bank syariah masih cukup besar dan tumbuhnya potensi bisnis yang kuat (strong potential for growth). Tingkat keuntungan yang sangat tinggi dari bisnis bank syariah tersebut tentu saja memicu persaingan yang semakin sengit diantara bank syariah yang ada saat ini. Beberapa pemain kakap perbankan seperti BCA, Bank Danamon dan BNI sudah intens memasuki bisnis bank syariah pada tahun ini. Sementara bank asing ternama juga memasuki wilayah syariah di Indonesia seperti Standard Chartered, HSBC, dan CIMB-Niaga. Diprediksi pada 2010 ini, bisnis perbankan syariah akan diramaikan oleh masuknya 6 pemain baru dan 25 sharia bank windows atau specialist unit yang sudah siap beroperasi. Salah satu kendala serius yang berpotensi menghambat pertumbuhan perbankan syariah adalah masih minimnya sumber daya manusia di bidang ini. Kondisi tersebut dapat memicu tingginya biaya tenaga ahli keuangan syariah. Bagi pihak akademik, tentu momentum ini merupakan peluang berharga untuk dimanfaatkan dengan menciptakan pendidikan keuangan syariah yang bermutu untuk mengantispasi meningkatnya permintaan tenaga ahli syariah beberapa tahun mendatang.
|




Perkembangan bisnis bank syariah di Indonesia menujukkan peretumbuhan yang cukup baik sejauh ini. Salah satu faktornya disebabkan oleh dukungan permintaan “islamic product” yang solid dari mayoritas penduduk muslim di Indonesia. Secara umum, analisis menujukkan bahwa return on equity (ROE) bank syariah berpotensi mencapai kisaran 38-41%. Nilai ROE tersebut hampir dua kali kinerja ROE yang dicatatkan bank konvensional. Temuan tesebut memberikan harapan besar bagi pelaku bank syariah di Indonesia sekaligus diprediksi akan menciptakan persaingan sengit pada lahan keuangan syariah itu sendiri dalam beberapa tahun ke depan.